Rabu, 28 Agustus 2013

CATATAN KU





Majulah diatas roda




Kalau di cermati suatu saat ia berada di atas kmudian di bawah,berputar,menggelinding,atau berganti posisi.Hal yang sama kita temui dalam laju kepercayaan yang kita miliki,meski kepercayaan sedang berada di atas tentu kita berjalan stabil,jejek,meski kadang ada krikil-krikil kecil.

Saat melajupun,roda sesekali berhenti karena semua orang juga berhenti di persimpangan jalan yang macet.Ini mungkin hanya cerminan dari perjalanan hidupku,dan mungkin juga bagi kita sebagai manusia yang sbagaimana tak akan pernah bisa lepas dari hambatan ketika kita sdang mnjalankan proses kehidupan.

 Ibarat kaca spion yang menyertai jalannya roda itu,sesekali kita harus melihat ke belakang,berkaca pada sedikitnya pada kesalahankita di waktu lampau,agar kita tetep tegak menepaki jalan dan memandang masa depan dengan pasti.Tentunya kesalahan itu menjadi cambuk bagi kita untuk tetep berjalan lurus ke depan.

Sedangkan Rem tangan dan kaki yang sesekali kita tekan untuk menghentikan atau menghindari bahaya yang tiba-tiba menghadang,hal ini merupakan cerminan bahwa di hadapan kita terhampar kehidupan yang penuh onak dan duri.Adakalanya kita bisa menyelesaikan musibah dan fitnah dalam berjuang,kendati harus berpegang erat,dan sesungguhnya ujian untuk menjadi terbaik bagi siapapun itupun sesuai dengan kapasitas kita.

Terkadang kita juga bergerak cepat dalam menekan tombol klakson,agar kendaraan atau orang lain terhindar dari kecelakaan akibat tertabrak.Hal ini mengingatkan bahwa kita tak sekedar berjalan,tetepi kita juga memiliki tujuan serta tugas yg mesti kita sandang.

Ada kalanya pula kita menghidupkan lampu sign untuk berbelok ke kiri,kanan,atau berbalik arah menuju tujuan pasti.Mungkin sesekali pula untuk berbelok arah karena perjalanan itu ternyata bukan menuju ke arah tujuan kita,justru akan menyesatkan atau malah akan menambah panjang perjalanan.Sudah seharusnya kita mampu membaca petunjuk jalan atau yg sudah tertulis dlm peta.

 saatnya off line...sambung kapan2 aja lagi...lupa bawa surat kendaraan kena razia polisi lalulintas n kena tilang trus di sidang....
MIMPI YANG KIAN RUMIT

Hidub ini kian seprti mimpi,ada banyak kemustahilan,seprti drama yang tak berbabak dan tak bersekenario,ia datang dan pergi kapan saja,dengan kekacauan atau ketenangan yang pura-pura.Ini ukuran kemanusiaan ,bukan mendahului takdir yang gelap tertutup tabir.

Apa yang dulu mustahil bisa mungkin,dan memang begitulah mimpi.Sebab hidub tak lagi harga untuk sebuah karya,kompetisi,apalagi jati diri.Sebab hidub kini adalah uang.sebab uang adalah hidub,tak ada uang janganlah berharap hidub.

Dari mimpi lahirlah uang,dari uang lahirlah mimpi,meski mimpi kta tentang uang itu tak sebanding dengan rasio ketersediaan lapangan kerja,juga jaminan persaingan kerja yang sehat.
Sebagian penyelesaian masalah hidub in memang memerlukan uang.

Tapi apa yg kadang kita saksikan saat ini adalah tirani uangterhadap segala hal.Sebab di balik semua ini ada manusia yang tidak cukup dengan uang.Demi sesuap nasi dan seteguk air.
Sebuah budaya konsumerisme telah menciptakan mimpi-mimpi rumit,seperti wajah-wajah iklan penuh gincustatus.

MELEPASKAN

MELEPASKAN


Karena segala sesuatunya senantiasa berubah,maka kita mmang perlu bersikap sehat dalam melepaskan yang lama dan menerima yang baru,setelah kita membuang sesuatu yang usang dan ga di butuhkan lagi maka kita akan menciptakan kekosongan dan kita menarik diri kita ke hal2 baru yang menarik.

Jika kita mempertahankan hal2 usang dan kadar luarsa pada hakekatnya kita menciptakan blok2 stagnasi dan hal semacam ini berlaku untuk kebiasaan.
Kita memang harus siap melepas segala sesuatunya .
Jika kita pernah mencintai seseorang dan kita ga benar2 melepaskannya dari benak kita maka ga akan pernah ada seorangpun yang akan menggantikannya.Di saat kita sungguh2 melepaskan dan benar2melupakannya serta melihat kemungkinan2 baru,pastilah kita akan mendapatkan kekasih baru.

Tubuh kita bisa mengajari banyak hal tentang nilai eliminasi,tubuh kita memiliki alat untuk melepas materi2 yang ga di butuhkan lagi.
Sungguh merupakan bencana andai kita ga mengeluarkan semua itu.

Beberapa pesan singkat ani di hand phoneku


Beberapa pesan singkat ani di hand phoneku:


Nas ping tali pati gondhok gong…sopo sing ngapusi mlebu genthong

“Dari sini aku mulai bisa mengerti model orang kaya njenengan,semangatku untuk merubah njenengan lebih baik(meski di mulai dari hal-hal yang kecil)juga sudah di patahkan…aku baru sadar aku ki siapa?kok ngatur2 hidupmu…”

“Ga Cuma sekali njenengan melakukan aku kaya gini..merasa tdk di hargai sebagai seorang perempuan…apa pernah aku menyakiti njenengan seperti ini…”

“Kemarin malam mimpi diajak njenengan ziarah ke makam,ga tahu itu makamnya siapa,aku mengangis minta diajak pulang,tpi ga di anter…”

“kalo semua yang kita mau harus terpenuhi,lalu dari mana kita akan belajar bersabar,kalo apa yang kita inginkan harus kita miliki lalu dari mana kita akan belajar ikhlas..kalo doa-doa kita selalu di kabulkan dengan cepat lalu dari mana kita akan memanfaatkan seluruh kemampuan kita untuk berusaha secara maksimal..kalo kehidupan kita selalu bahagia lalu dari mana kita dapat dekat dan merasa butuh dengan sang pencipta..kalo kesedihan itu adlah hujan dan matahari itu adalah kebahagiaan maka kita memerlukan keduanya untuk melihat pelangi”

“terima kasih yam as,,banyak kebaikan yang sudah mas berikan untuk ani dan keluarga,,,orang lain yang jadi saudara,,terimakasih karena selalu ada untuk kami,meski masuk dalam waktu yang singkat”

“Terima kasih karena meski sebentar sudah ikut mengiringi perjalanan keluarga saya,,,,terima kasih untuk setiap kebahagiaan yang sudah njenengan lakukan untuk keluarga dan untuk ani terutama,,,terima kasih karena selalu ada tiap kami bantuan,terima kasih untuk waktu yang di luangkan Cuma untuk mendengarkan ceritaku,,,terima kasih karena telah ikut menguatkan ketika saya mulai ingin menyerah,,terima kasih telah menjadi figure yang menenangkan untuk saya dan upi,,,,”
“Alloh itu maha adil,ketika saya dan upi harus kehilangan bapak,,,Tuhan mengganti meski dengan bentuk lain wujudnya,kasih saying bapak dapat kami rasakan melali orang-orang seperti njenengan…”

“Sebenernya sebelum mas hasim pulang ke temanggung ani pingin memanfaatkan sisawaktu yang tinggal beberapa hari lagi…mulai dari bangun tidur sampai mau tidur lagi di temenin meski Cuma via sms,tpi kaya’e itu Cuma keinginan sepihak yang tidak perlu di wujutkan,Met aktifitas,maaf pagi2 sudah gangguin”

“Sejak bapak meninggal saya punya ketakutan yang besar tiap kali kembali merasakan kehilangan orang-orang terkasih…tapi ini manusiawi”

“Apapun bentuk kasih saying itu,tapi jujur bersama njenengan ani merasa jadi perempuan yang bener2 di sayank…”

“1.Sedih…2.Saya merasa banyak salah sama njenengan…3.Banyak permintaan yang ga bisa saya penuhi…4.Ga ada yang menetralisir suasana rumah”

“Saya Cuma sedang mengajari upi untuk bersiakp realistis,bertanggung jawab,membangun suatu komitment yang bertanggung jawab,mencintai dengan hati dan dengan nalar,memperhitungkan segala kemungkinan,memperkirakan segala akibat yang akan muncul dan sekedar meluruskanbahwa cinta bukan atas segalanya”

“Apa to yang sebenarnya mas mau??mas pingin mengambil 1 lagi kebahagiaan any ?”

“Makasih ya mas sudah menciptakan 1 masalah lagi untukku”

“Kami baik-baik saja kok…Any Cuma minta njenengan ga perlu sms mas Heru lagi,,,sebelumada kesalah pahaman yang lebih besar…Cuma itu saja.”

“Terima kasih mas sudah menjadi orang yang amat baik untuk ani dan keluarga….bahkan sampai sekarang ani ga pernah bisa membalasnya.”

“Maaf atas sikap-sikap ani yang ga berkenan di hati njenengan…terima kasih untuk kasih sayang yang pernah njenengan berikan untuk ani…”

“Sebelumnya ani minta maaf…posisi ani saat ini,ani sudah di khitbah orang…jadi kalo mas hasim main ke rumah jumoyo mungkin ani sudah ga bisa nemenin seperti dulu lagi”

“Maaf…mungkin selama bersama banyak kesalahan yang ani lakukan,terimakasih untuk kasih sayang yang pernah di berikan…setiap kebaikan yang tidak bisa ani balas dan semoga kebahagiaan yang hakiki akan segera dating menghampiri mas hasim,semoga tali silaturahim ini akan selalu terjaga…”
                        

Tegar Ditinggal Nikah


Tegar Ditinggal Nikah

By Arya narindra
Aku sedih…atau harus bahagia…
awal aku ketemu dia 1tahun yang lalu saat erupsi merapi 2010. awalnya aku memang ga punya rasa apapun sama dia. aku dan dia juga sama-sama cuek-cuek aja kalo jumpa. umur kami jg lumayan terpaut jauh.Namun setelah terjadi banjir lahar dingin di bulan desember 2010 dan setelah awal januari 2011 kami mulai saling akrap,dan apapun kesibukan kami saat itu ga menghalangi komunikasi kami. kami sering berbagi cerita,sering kirim pesan lewat sms saat terbangun tidur sampai menjelang tidur.
 
saat aku merasa sudah deket,akrap dan sudah di anggap menjadi keluarga sendiri,maka mulailah kasih serta sayang tulusku mengalir untuknya yang tanpa aku paksakan,adakalanya aku menginap di rumahnya sehingga ada kenangan dimana saat itu aku menina bobokan dia,banyak sekali terukir kenangan yang rasanya mampu membuatku bertahan lama ada di Jumoyo, rutinitasku tiap hari memang berada di dapur umum pengungsian korban lahar dingin di Bale desa jumoyo,namun bila sore hari menjelang mahrib aku sering pulang ke rumah jumoyoku yaitu bertemu dengan keluarga jumoyoku,ada ani,upi,ibu,dan simbah,banyak sekali kesan di rumah itu karena mereka semua sudah menganggap aku sebagai bagian dari keluarganya.

Yaahh meski begitu aku menyadari ada batasan-batasan tertentu karena aku hanya orang asing yang kebetulan akrap bersama keluarga itu,terlebih di rumahnya tak ada satu sosok lelaki karena beberapa tahun silam ayahnya ani wafat dengan pelantara sakit,saat berada di tengah-tengah mereka aku sungguh merasa beruntung bisa di terima oleh mereka sehingga kebebasanpun bisa aku dapatkan di sana,terlalu banyak kenangan bersama mereka meski hanya sekitar 7 bulan,banyak sekali waktu yang aku habiskan bersama mereka terutama bersama ani yang awalnya hanya aku anggep seperti adikku sendiri,kamipun sering becanda trlebih saat akan sholat mahrib ani sering jahil membatalkan wudluku,sering nonton tivi bareng sembari mengobrol dan menikmati teh manis yang anget,makan bareng,jalan-jalan bareng,saat hujan deras banyak petir serta lampu padam bahagia rasanya melalui itu semua bersama ani dan keluarga.

Pernah pada suatu hari kami meminta ijin ibu untuk mengajaknya main ke kota kecilku di Temanggung bahkan mampir kerumah untuk bertemu ayah ibuku serta melihat kondisi rumah dan tatanan lingkunganku,aku menyimpan misi rahasia saat itu yaaaaa aku biarkan dia menilai sendiri atas apa yang sudah dia saksikan dengan kondisi nyata kampung halamanku,dan sampai saat inipun aku tak pernah menanyakan hal itu…
Rasanya saat itu kami menghabiskan waktu seharian untuk berjalan !!!. aku bahagia sekali!!
Namun kini saatnya aku harus melepaskan dia untuk selama-lamanya…

Sebentar lagi dia akan menikah, Oh tidak.. rasanya aku tak pernah membayangkan hal ini,tapi ternyata kejadian ini benar-benar terjadi dan menimpaku.aku bingung harus bersikap bagaimana…

Menangis tersedu-sedu, meratapi nasib, atau marah-marah semua itu tak akan menyelesaikan masalah. Memang kali pertama mendengar kabar ini aku sontak kaget tak mempercayai rasanya seperti disamber geledek,aku pingin berontak,banyak bicara untuk menanyakan alasan dia tiba-tiba menikah,dulu dia pernah mengatakan akan terlebih dulu menyelesaikan sekripsinya dari pada menikah,dia pun tahu akan kasih serta sayangku yang selama ini aku berikan,semoga ibu  bener-bener merestui dia menikah dengan lelaki itu Karena ridlo dari tuhan terdapat dalam ridlonya ibu,terasa lebih mnyakitkan lagi bila dia dan ibu tidak mengabari atau mengundangku di acara akad nikahnya nanti,alasannya mungkin tak tega mengabari aku karena kebahagiaan mereka adalah kesedihanku,,maafin aku ibu kalau sebenarnya aku juga memiliki keinginan untuk memiliki ani secara utuh,namun apa boleh buat saat ini yang akan terjadi adalah ani harus menikah dengan pemuda yang sudah hampir 3 tahun setia menemani ani,dan yang aku tahu ani memang bahagia berada di sisinya.semoga aku ga sedih di acara itu,aku akan tetap hadir walau statusku sebagai tamu tak di undang,aku akan berusaha untuk hadir menjadi seorang kakak yang sebagaimana hal inilah yang ani inginkan.

Aku harus mampu mendengar kalimat demi kalimat dari penghulu,serta doa-doa orang di sekitarku tanpa harus menunjukkan air mata kesedihanku,maka aku benar-benar akan merasa bahwa diriku ini memang kuat,mentalku baja,aku kan berusaha ikhlas dengan semua itu…andai setelah acara itu usai dan kemudian aku kembali pulang dan menangis maka air mata itu akan aku biarkan mengalir,aku ga akan menahannya terlalu lama lagi karena aku tak ingin semakin terbebani dengan perasaan menyesal,aku hanya takut…apa yang bisa aku lakukan untuk menghibur diriku sendiri…  tapi aku tak harus terus terperangkap dalam masalah ini, bangkit Sob!

Ada banyak alasan kenapa hal ini terjadi, mungkin memang Ani sudah menemukan pasangan yang lebih cocok untuk mendampinginya, atau mungkin dia  dijodohkan dengan orang tuanya, semua kemungkinan bisa terjadi,ahhh biar sajalah,apapun alasannya toh besok ani bakalan membuka lembaran baru dengan pemuda pilihan hatinya.Yang penting aku tak boleh berlarut-larut dan terjebak dalam masalah ini.

Cinta dan benci adalah bagian dari perasaan,keduanya merupakan manifestasi dari kecenderungan seseorang,dengan cinta manusia cenderung untuk mendekati serta menyenangi,dengan cinta seseorang akan melakukan aktifitas dengan ikhlas dan penuh pengorbanan.

Namun sebaliknya,dengan benci seseorang akan cenderung untuk meninggalkan dan menjauhi.Perbuatan apapun yang dilakukan karena cinta pastinya akan berbeda kualitasnya bila di banding dengan perbuatan yang dilakukan tanpa dasar cinta dan suka apalagi hanya sekedar melakukan legitimasi untuk menunaikan kewajiban.Sebaliknya,,perbuatan yang di tinggalkan karena benci akan sangat berbeda dengan perbuatan yang di tinggalkan tanpa adanya perasaan benci dan ketidaksukaan.

Saatnya aku harus meminta fatwa pada hatiku sendiri,karena kebaikan itu adalah sesuatu yang membuat jiwa dan hati ini tenang.Semua orang pastinya menginginkan kebahagiaan cara orang mengejar kebahagiaanpun berbeda-beda,akibatnya berbeda pula kualitas kebahagiaannya,ada yang semu dan ada yang sejati.Sisi luar dari kebahagiaan memang relative dan tak bisa di sama ratakan.Kebahagiaan itu ada di hati dan disitulah kebahagiaan bisa di ukur..apakah semu atau sejati.Aku kan berusaha untuk tidak memoles sisi luar sebuah kebahagiaan,karena dengan menyalahi atau melanggar suara hati justru hanya akan menimbulkan kesenjangan,split personality,dan juga kebahagiaan yang sangat kabur serta semu.
Saatnya bagiku untuk mendengarkan suara hati dengan tulus,jujur,dan penuh kelapangan.Suara hati kita,nurani kita,kata hati kita adalah jati diri keaslian kita…akankah kita menghianatinya…??


Oh Tuhan…
kuatkan aku dengan semua ini !!!
aku yakin kau akan memberikan jalan yang terbaik untukku, dia dan dirinya…
aku ingin melepaskannya dengan senyum bahagia
karna senantiasa aku ingin melihat dia bahagia
saat mengetahui berita itu pun aku tidak marah, walaupun rasanya hatiku meneteskan air mata …
aku hanya bersedih mengapa saat kutemukan bahagia bersamanya, saat kuyakinkan hati tuk memilihnya, ternyata semua itu berbeda tak sesuai dengan apa yang selama ini aku impi-impikan…
Berat hati ini Tuhan…

dia pernah bilang
Apa Any harus menikah dulu biar perasaan mas Hasim ke Any hilang?”

sungguh sejak saat itu aku tidak ingin membuatnya bingung atas pilihannya, membuatnya ragu untuk terus melangkah, aku meminta agar dia baik-baik saja dengan calon suaminya…
mungkin ini lebih baik, mungkin ini takdir, mungkin ini sudah jalan-Nya
AKU RELA MELIHAT KAU DENGANNYA  hal inilah yang saat ini sedang aku pejuangkan karena sampai detik inipun aku belum menerima undangan secara langsung dari dia.

sekarang pernikahannya tinggal beberapa hari lagi,aku akan datang meski mereka tak berkenan,paling tidak dengan ikut hadir memberikan restu kepada mereka akan menyadarkan aku kadar kasih sayang seperti apa yang selanjutnya harus aku berikan untuk dia.

untuk kedepan aku ingin sendiri dulu, aku harap dia bahagia…
aku tidak akan pernah menganggu dan memaksakan apa yang bukan jadi milikku karna selama bersamanya ku sadar aku telah menyakiti hati seseorang.
mungkin pacarnya tidak mengetahui betapa banyak waktu yang kami lalui bersama, tapi sungguh aku tidak punya niat untuk menyakiti hati siapa pun!!!
aku sungguh mencintainya Tuhan…
mungkin dengan cara ini dia tau betapa tulusnya aku mencintainya
betapa besar aku berkorban untuknya !!!
semoga ini tidak akan sia-sia, ini adalah usahaku untuk kebahagiannya,,meski dahulu dia begitu gundah akan hubungan mereka maka saat ini terkabullah do-a-doa yang sering ia panjatkan,berakhirlah kegelisahan,berakhirlah rasa ketakutan,dan terhapuslah air mata yang dahulu sempat mengalir dan aku usapkan.
Kembali aku mengatakan 
tuhan tidak memberi apa yang aku harapkan,namun tuhan selalu memberi apa yang aku perlukan,kadang aku sedih,kecewa…namun diatas segalanya tuhan sedang merajut yang terbaik untuk kehidupanku..semoga aku termasuk golongan orang yang bersyukur”

NB : buat temen-temen yang kebetulan mempunya kisah yang sama denganku, jangan bersedih teman. pikirkanlah kebahagiaan tak harus bersama,cinta tak harus memiliki. kebahagiaan adalah dimana kita mempunyai hati yang tegar dan ketulusan yang besar untuk melihat orang yang kita sayangi itu bahagia meski tanpa harus bersama kita,meski tak menjadi milik kita.Kebahagiaan adalah dimana kita berjuang untuk kebahagiaanya.itu adalah cara yang baik untuk mewujudkan kebahagiaan seseorang. cinta sejati adalah cinta yang tidak perlu memaksakan kehendak tapi senantiasa membahagiakan. cinta harus berkorban sekalipun itu perasaan


Ijinkan aku belajar melupakanmu. 

 Aku yakin, kau pasti menginginkan aku mempelajari itu. Namun aku ragu, benarkah tidak ada setitik cinta pun di hatimu terhadapku. Setelah semua kenangan yang kita ciptakan. Setelah semua memoriku terisi oleh namamu.
Maafkan aku jika membuatmu tersakiti. Katakan saja jika memang iya, karena aku bukan orang yang mampu mengerti letak dimana salahku.

Mengapa hanya diam. Mengapa hanya mengacuhkan. Atau memang begitu caramu untuk mencampakkan?
Aku sadar. Mungkin dalam perjalanan panjang kita pun engkau telah tersadar. Aku tak pantas untukmu. Aku hanyalah serpihan debu yang tak berarti, tapi bagiku engkau laksana puteri.Jujur, aku selama ini tersilau dengan sikapmu kepadaku.

Apa hanya cukup dengan maaf tanpa penjelasan serta alasan? Lantas kau pergi meninggalkan aku seolah tak pernah terjadi apa-apa diantara kita. Semudah itukah kau melupakan.

Jujur, jalan pikiranmu tak pernah kumengerti. Sekarang, ijinkanlah aku belajar melupakan. 

Melupakan semua kenangan yang ada dalam memori ini. Melupakan semua tawamu, melupakan semua kebaikanmu, melupakan semua tatapan itu,melupakan saat aku selalu mengepuk-epuk dan membelai saat menjelang tidurmu.melupakan saat ani menangis dalam pelukanku,melupakan semua impian serta harapanku untuk memiliki secara utuh dirimu. 

Ijinkanlah aku buyar dalam hitam pekat tak bermasa yang kan aku jalani kini.
Dulu, kau menarikku dari kesepian,sedikit demi sedikit membimbingku,mengingatkanku,serta merubah apa yang ga baik dengan penampilanku. Engkau ibarat cahayaku dalam kegelapan. Sekarang, setelah takdir kita selesai, aku kan kembali berada dalam gelapku tanpa cahayamu.

Haruskah aku menjadi paranoid dalam cinta? Belajar dari kisah bahwa cinta hanya ada untuk menyakiti. Belajar untuk menyakiti dahulu agar aku tak tersakiti?
Jujur aku tak pernah menginginkan itu. Cukuplah aku yang berlinang air mata, tetapi jangan engkau. Kubiarkan engkau datang dan pergi sesukamu, Tahukah kamu apa itu lelaki matahari? Sudahkah aku menceritakan kepadamu? Nanti, tunggulah nanti aku akan menceritakannya. Tunggulah saat itu agar engkau mengerti.

Di sini, aku terus menunggumu,yaitu mengundangku di acara akad nikahmu…karena aku ingin benar-benar sadar bahwa engkau telah menemukan lentera hidupmu.aku akan berusaha untuk selalu bertahan disini…Menunggu sembari aku meringkuk dalam sepi. Sembari mengucapkan doa agar engkau bahagia. Tak perlu engkau mengeja lagi perasaan hatiku dan meminta maaf karena telah menyakitiku. Sebelum kau berkata itu, aku telah memaafkanmu.
Bahkan temanku heran melihatku betapa aku mencintaimu.. 
Kejarlah mimpimu diajeng cupitku. Aku akan selalu mendukungmu, bahkan jika kelak engkau ingin meruntuhkan langit yang menaungi kita, aku juga akan turut berperang bersamamu.

Bahkan jika memang hari minggu 20 november 2011 engkau telah berhasil melaksanakan ijab dengan pria yang duduk di sampingmu, Meski jika pria itu bukan aku, aku tetap akan selalu mendukungmu selama cinta ini masih di dalam hatiku.Selama engkau masih menganggapku menjadi bagian dari keluarga jumoyoku.
Jujur, aku tak ingin lagi mengganggumu. Aku sudah berusaha, tetapi selaksa rindu menyerangku. 

Maafkan aku yang terlalu mencintaimu. Maafkan aku yang tak sanggup menahan serangan itu. Tetapi diajengku, aku akan belajar. Aku akan belajar bagaimana cara agar aku tak mengganggumu lagi.
Maka, ijinkan lah aku melupakanmu. Ijinkan aku belajar melupakan semua kenangan tentang kita. Melupakan semua kisah yang pernah terjadi.

Saat aku menulis tulisan ini, aku masih sangat mencintaimu walau ku tahu engkau tak lagi mengharapkannya 
Wahai engkau yang melumpuhkan hatiku. Maafkan aku untuk semua salahku dan ijinkanlah aku belajar melupakanmu.
Andaikan aku boleh memilih, aku ingin kita tetap bersama.Membangun lembaran baru serta aku ingin menikahimu… Tetapi sudahlah, aku rasa engkau tak akan mau. 

Ada pria yang lebih pantas untukmu dari pada aku.
semoga engkau bahagia. Aku selalu berharap yang terbaik untukmu.
belajar melupakan. Semoga ini mudah…
BIARLAH ALLOH YANG MENILAI SERTA MENENTUKAN NASIBKU

Dengan nama Alloh yang maha pemurah lagi maha pengasih
Ya Alloh…seandainya engkau catatkan dia jadi milikku,tercipta buatku…satukanlah hatinya dengan hatiku

Titipkanlah kebahagiaan bersama kami,agar kebahagiaan itu kekal abadi
Ya Alloh tuhanku yang maha mengasihi

Seiringkanlah kami melayari hidup ini ke tepian yang sejahtera dan abadi..maka jodohkanlah kami

Tetapi ya Alloh…seandainya tlah kau takdirkan dia bukan milikku…bawalah dia jauh dari pandanganku

Luputkanlah dia dari ingatanku,dan peliharalah aku dalam kekecewaan
Ya Alloh tuhanku yang maha mengerti

Berikanlah aku kekuatan untuk menolak bayangnya jauh ke dada langit,hilang bersama senja merah
Agar aku senantiasa tenang walaupun tanpa bersama dengannya

Ya Alloh yang maha tercinta…
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu,sesungguhnya apa yang telah engkau takdirkan adalah yang terbaik untukku
Sesungguhnya engkau maha mengetahui segala yang terbaik buat hambamu.
Cukuplah engkau saja yang menjadi pemeliharaku di dunia dan akhirat

Ya Alloh…dengarlah rintihan dari hambamu yang dhaif ini
Jangan engkau biarkan hambaMu ini sendirian di dunia maupun di akhirat

Janganlah engkau biarkan aku terjerumuskan kearah kemaksiaatan dan kemungkaran

Maka karuniakanlah aku pasangan yang beriman
Agar aku dan dia sama-sama dapat membina kesejahteraan hidup yang engkau ridloi

Dan karuniakanlah aku keturunan yang sholeh dan sholekhah
Ya Alloh…berikanlah kami kebahagiaan di dunia dan di akhirat serta jauhkanlah kami dari azab api neraka
Amiin……………
by ARYA NARINDRA

AKHIRNYA KAU MENIKAH JUGA DENGAN DIRINYA


Memang aku salah dengan apa yang aku lakukan,mencuri nomer telfon some one sepecialnya Ani,namun tujuanku hanyalah satu yaitu mengetahui apa yang sebenernya ada diantara hubungan mereka berdua,mengapa aku lakukan hal ini?karena selama aku mengenal ani,dia tak pernah mau jujur bicara atau menceritakan hubungan mereka berdua,bagi ani aku memang tak harus ikut campur tentang hal itu karena itu termasuk prifasi ani,tapi ternyata ga mudah bagiku untuk hanya diam dalam menyimpan banyak Tanya tentang hubungan ani dengan dia.
Sejak ani tahu kalo aku sms lelaki itu maka yang terjadi ani banyak menyalahkanku,hal ini tidaklah mengapa karena aku sendiri juga sudah menyadari akan salahku,kelancanganku,di benci ani merupakan sebuah konskwensi yang harus aku terima dari sikapku itu
Namun di balik semua ini kini banyaklah hikmah yang harus aku dan ani petik,bagiku kini aku mengerti ternyata ani memang bahagia menjalin hubungan bersama lelaki itu,ani tetep masih memiliki seseorang yang menjaganya,menghiburnya,serta memiliki tempat untuk berbagi suka dan duka meski aku harus pergi dengan sebenarnya,7 bulan yang sudah aku lewatkan bersama ani akan menjadi suatu kenangan berharga yang akan tetap aku simpan dalam hatiku.
Kalimat yang kini kadang menyadarkanku ialah:
Apa to yg sbnarnya mas mau ??
Mas pngen mngmbl 1 lg kbhgiaan Any ?
Satu kalimat yang mampu menusuk hatiku,ga pernah terfikirkan olehku ternyata kasih serta sayang yang selama ini ku berikan buat Ani terlalu berlebihan sehingga apa yang aku alami membuat perasaan ini terasa berat harus menerima kenyataan,yaitu sebuah kenyataan untuk berhenti berharap memiliki hati ani secara utuh.
Secara jujur,,,”ingin rasanya kebersamaan ini tak pernah berakhir,ingin rasanya setiap iringan langkah kita ini tak pernah putus,ingin terus bersama dan beriring…”ini hanya secuil harapanku untuk ani.

“diajeng cupitku sing ayu lagi apa?”
Biasanya kalimat itu yang sering menjadi salam pembuka di stiap sapaanku lewat sms…namun sejak Ani menganggap aku ingin merenggut 1 kebahagiaan Ani maka kalimat sapaan inipun aku kubur dalam-dalam di hatiku,dan apa yang menjadi mimpi serta harapanku akan aku biarkan mengalir apa adanya dengan segala kondisi serta situasi yang akan terjadi,katapasrah yang sering ani katakan benar-benar juga akan aku terapkan dalam kehidupanku.

JAGALAH LENTERA KASIHMU
Tak banyak yang bisa aku lakukan buat ani karena aku sendiri menyadari akan siapa diriku
Banyaknya kekurangan yang ada pada dirikulah yang kemudian menyadarkanku lebih baik aku pergi
Dahulu aku memang pantang menyerah untuk selalu ada di samping ani,namun bersama perjalanan situasi mungkin inilah yang terbaik yaitu pasrah
Janganlah ani menganggap aku pingin merenggut kebahagiaan ani,Karena kata-kata inilah yang menyakitiku
Kesalahan ani adalah ….. ahhh tidak! Ani tidaklah salah…
Kesalahanku adalah telah membiarkan hatiku jatuh hati kpd ani namun aku brusaha menampiknya,sehingga tak terasa akupun mencurahkan kasih serta sayang yang berlebihan kepada ani
Namun jujur bersama ani rasanya tenang,nyaman,dan mampu merasakan sesuatu yang entah itu apa
AHHH sudahlah….
Semoga ANI mampu menjaga lentera kasih bersamanya sehingga arah masa depan anipun semakin Nampak
Semoga lentera kasih itu bisa membawa kehidupan ani yang sebenarnya
Semoga lentera kasih itu mampu menuntut apa arti kasih serta sayank yang sebenarnya
Semoga lentera kasih itu mampu menemani dan tahu akan jeritan ani yang sering ani sembunyikan
Semoga lentera kasih itu mampu mengusap setiap air mata kesedihan ani
Semoga lentera kasih itu mampu menjadi sahabat serta do-a untuk ani.
Sejak aku mendengar kabar pada tgl 20-november-2011 ani akan melangsungkan akad nikah,Banyak hal yang kemudian berubah dalam hari-hariku,akhirnya aku menyadari betapa hatiku haruslah tabah dengan keadaan hidupku,semua ini memang salahku,kini aku menyadari banyak hal akan kekurangan hidupku
Ada seorang teman yang mengatakan……
Datanglah saat acara akad nikah di pernikahannya bersama teman-sebanyak-banyaknya,jangan kau datang sendiri,jangan berlagak sok tabah karena hal itu hanya akn menambah kenangan pahit ,dengan banyak teman tentunya mereka akan membantu agar tersamlur,kita bisa guyon-guyon,,,jangan temui dia secara pribadi karena apa yang kita lakukan tidak akan pernah merubah apapun..Percuma!!Selesai acara langsung pulang anggap apa yang tadi deliwati adalah sekedar acara makan-makan di resto,jangan bawa kado ataupun member ucapan yang terlalu berkesan karena hal itu justru akan membuat kamu lebih bersedih,sedangkan dia hanya akan merasa risih dengan ucapan-ucapan berlebihan yang sudah ga perlu lagi buat dia,jangan terlalu terpaku memandang dia atau pasangannya,karena hal itu justru akan menambah memori dalam otakterasa terbuang sia-sia,lebih baik kagumi dekorasi,soun system,pengisi acara,atau apapapun yang menurut kamu bisa jadi bermanfaat atau acuan untuk aktifitas sehari-hari dengan begitu kamu gak akan terlalu kagum tentang kedua mempelai melainkan kamu pulang membawa ilmu serta pengalaman yang lebih bermanfaat untuk memacu semangat agar tetap tegar menjalani kehidupan meski tanpa dia”.
Dari kalimat itulah kemudian saya mulai menyakinkan pada hati ku bahwa pernikahan itu ialah penyatuan dua hati yang berbeda yang akan saling memberi kasih sayang,perhatian serta kepedulian...berubahnya suatu hukum yang tadinya haram menjadi halal,..pernikahan ialah memenuhi sunah rosul dan hal itu merupakan suatu ibadahkarena dengan menikah berarti manusia sudah menyempurnakan separuh agamanya,nuansa pernikahanpun adalah kebahagiaan kalaupun ada air mata semua itu hanya air mata kebahagiaan,pernikahanpun merupakan acara sacral yang sebagai mana di situ banyak sekali doa serta restu yang di sampaikan,pernikahan merupakan awal dimana sepasang sejoli membuka lembaran baru meski harus meninggalkan namun pada hakekatnya adalah menemukan pasangan hidup untuk menjalani bersama suka duka bahagia lara dalam keadaan apapun dan pastinya menuju ke suatu tujuan yaitu untuk memperoleh ketenangan hidup,menjaga kehormatan atau pandangan mata serta mendapat keturunan hingga tercipta rumah tangga yang sakinah mawadah wa rohmah.
Mengambil hikmah dari semua yang sudah aku lalui,mengenai kebersamaan yang selama ini kami lewati pastinya akan kubiarkan mengalir menyejarah dalam kehidupanku karena biar bagaimanapun aku harus yakin memang inilah yang terbaik bagiku terlebih bagi Ani.

Minggu, 13 November 2011

catatan hasim arya narindra

Tegar Ditinggal Nikah

aku sedih…atau harus bahagia… Awal aku ketemu dia 1tahun yang lalu saat erupsi merapi 2010. awalnya aku memang ga punya rasa apapun sama dia. aku dan dia juga sama-sama cuek-cuek aja kalo jumpa. umur kami jg lumayan terpaut jauh.Namun setelah terjadi banjir lahar dingin di bulan desember 2010 dan setelah awal januari 2011 kami mulai saling akrap,dan apapun kesibukan kami saat itu ga menghalangi komunikasi kami. kami sering berbagi cerita,sering kirim pesan lewat sms saat terbangun tidur sampai menjelang tidur. saat aku merasa sudah deket,akrap dan sudah di anggap menjadi keluarga sendiri,maka mulailah kasih serta sayang tulusku mengalir untuknya yang tanpa aku paksakan,adakalanya aku menginap di rumahnya sehingga ada kenangan dimana saat itu aku menina bobokan dia,banyak sekali terukir kenangan yang rasanya mampu membuatku bertahan lama ada di Jumoyo, rutinitasku tiap hari memang berada di dapur umum pengungsian korban lahar dingin di Bale desa jumoyo,namun bila sore hari menjelang mahrib aku sering pulang ke rumah jumoyoku yaitu bertemu dengan keluarga jumoyoku,ada ani,upi,ibu,dan simbah,banyak sekali kesan di rumah itu karena mereka semua sudah menganggap aku sebagai bagian dari keluarganya. Yaahh meski begitu aku menyadari ada batasan-batasan tertentu karena aku hanya orang asing yang kebetulan akrap bersama keluarga itu,terlebih di rumahnya tak ada satu sosok lelaki karena beberapa tahun silam ayahnya ani wafat dengan pelantara sakit,saat berada di tengah-tengah mereka aku sungguh merasa beruntung bisa di terima oleh mereka sehingga kebebasanpun bisa aku dapatkan di sana,terlalu banyak kenangan bersama mereka meski hanya sekitar 7 bulan,banyak sekali waktu yang aku habiskan bersama mereka terutama bersama ani yang awalnya hanya aku anggep seperti adikku sendiri,kamipun sering becanda trlebih saat akan sholat mahrib ani sering jahil membatalkan wudluku,sering nonton tivi bareng sembari mengobrol dan menikmati teh manis yang anget,makan bareng,jalan-jalan bareng,saat hujan deras banyak petir serta lampu padam bahagia rasanya melalui itu semua bersama ani dan keluarga. 

Pernah pada suatu hari kami meminta ijin ibu untuk mengajaknya main ke kota kecilku di Temanggung bahkan mampir kerumah untuk bertemu ayah ibuku serta melihat kondisi rumah dan tatanan lingkunganku,aku menyimpan misi rahasia saat itu
yaaaaa aku biarkan dia menilai sendiri atas apa yang sudah dia saksikan dengan kondisi nyata kampung halamanku,dan sampai saat inipun aku tak pernah menanyakan hal itu… Rasanya saat itu kami menghabiskan waktu seharian untuk berjalan !!!. aku bahagia sekali!! Namun kini saatnya aku harus melepaskan dia untuk selama-lamanya…

Sebentar lagi dia akan menikah, Oh tidak.. rasanya aku tak pernah membayangkan hal ini,tapi ternyata kejadian ini benar-benar terjadi dan menimpaku.aku bingung harus bersikap bagaimana… Menangis tersedu-sedu, meratapi nasib, atau marah-marah semua itu tak akan menyelesaikan masalah. 

Memang kali pertama mendengar kabar ini aku sontak kaget tak mempercayai rasanya seperti disamber geledek,aku pingin berontak,banyak bicara untuk menanyakan alasan dia tiba-tiba menikah,dulu dia pernah mengatakan akan terlebih dulu menyelesaikan sekripsinya dari pada menikah,dia pun tahu akan kasih serta sayangku yang selama ini aku berikan,semoga ibu bener-bener merestui dia menikah dengan lelaki itu Karena ridlo dari tuhan terdapat dalam ridlonya ibu,terasa lebih mnyakitkan lagi bila dia dan ibu tidak mengabari atau mengundangku di acara akad nikahnya nanti,alasannya mungkin tak tega mengabari aku karena kebahagiaan mereka adalah kesedihanku,,maafin aku ibu kalau sebenarnya aku juga memiliki keinginan untuk memiliki ani secara utuh,namun apa boleh buat saat ini yang akan terjadi adalah ani harus menikah dengan pemuda yang sudah hampir 3 tahun setia menemani ani,dan yang aku tahu ani memang bahagia berada di sisinya.semoga aku ga sedih di acara itu,aku akan tetap hadir walau statusku sebagai tamu tak di undang,aku akan berusaha untuk hadir menjadi seorang kakak yang sebagaimana hal inilah yang ani inginkan. Andai aku mampu mendengar kalimat dari kalimat penghulu,serta doa-doa orang di sekitarku tanpa harus menunjukkan air mataku maka aku benar-benar akan merasa bahwa diriku ini memang kuat,mentalku baja,aku kan berusaha ikhlas dengan semua itu…andai setelah acara itu usai dan kemudian aku kembali pulang dan menangis maka air mata itu akan aku biarkan,aku ga akan menahannya terlalu lama karena aku tak ingin semakin terbebani dengan perasaan menyesal,aku hanya takut apa yang bisa aku lakukan untuk menghibur diriku sendiri… tapi aku tak harus terus terperangkap dalam masalah ini, bangkit Sob! 

Ada banyak alasan kenapa hal ini terjadi, mungkin memang Ani sudah menemukan pasangan yang lebih cocok untuk mendampinginya, atau mungkin dia dijodohkan dengan orang tuanya, semua kemungkinan bisa terjadi,ahhh biar sajalah,apapun alasannya toh ani besok ani bakalan membuka lembaran baru dengan pemuda pilihan hatinya.Yang penting aku tak boleh berlarut-larut dan terjebak dalam masalah ini. Cinta dan benci adalah bagian dari perasaan,keduanya merupakan manifestasi dari kecenderungan seseorang,dengan cinta manusia cenderung untuk mendekati serta menyenangi,dengan cinta seseorang akan melakukan aktifitas dengan ikhlas dan penuh pengorbanan. Namun sebaliknya,dengan benci seseorang akan cenderung untuk meninggalkan dan menjauhi.Perbuatan apapun yang dilakukan karena cinta pastinya akan berbeda kualitasnya bila di banding dengan perbuatan yang dilakukan tanpa dasar cinta dan suka apalagi hanya sekedar melakukan legitimasi untuk menunaikan kewajiban.Sebaliknya,,perbuatan yang di tinggalkan karena benci akan sangat berbeda dengan perbuatan yang di tinggalkan tanpa adanya perasaan benci dan ketidaksukaan. Saatnya aku harus meminta fatwa pada hatiku sendiri,karena kebaikan itu adalah sesuatu yang membuat jiwa dan hati ini tenang. Semua orang pastinya menginginkan kebahagiaan cara orang mengejar kebahagiaanpun berbeda-beda,akibatnya berbeda pula kualitas kebahagiaannya,ada yang semu dan ada yang sejati.Sisi luar dari kebahagiaan memang relative dan tak bisa di sama ratakan.Kebahagiaan itu ada di hati dan disitulah kebahagiaan bisa di ukur..apakah semu atau sejati.

Aku kan berusaha untuk tidak memoles sisi luar sebuah kebahagiaan karena dengan menyalahi atau melanggar suara hati justru hanya akan menimbulkan kesenjangan,split personality,dan juga kebahagiaan yang sangat kabur serta semu. Saatnya bagiku untuk mendengarkan suara hati dengan tulus,jujur,dan penuh kelapangan.Suara hati kita,nurani kita,kata hati kita adalah jati diri keaslian kita…akankah kita menghianatinya…?? Oh Tuhan… kuatkan aku dengan semua ini !!! aku yakin kau akan memberikan jalan yang terbaik untukku, dia dan dirinya… aku ingin melepaskannya dengan senyum bahagia karna senantiasa aku ingin melihat dia bahagia saat mengetahui berita itu pun aku tidak marah, walaupun rasanya hatiku meneteskan air mata … aku hanya bersedih mengapa saat kutemukan bahagia bersamanya, saat kuyakinkan hati tuk memilihnya, ternyata semua itu berbeda tak sesuai dengan apa yang selama ini aku impi-impikan… Berat hati ini Tuhan… 

dia pernah bilang “Apa Any harus menikah dulu biar perasaan mas Hasim ke Any hilang?” 

sungguh sejak saat itu aku tidak ingin membuatnya bingung atas pilihannya, membuatnya ragu untuk terus melangkah, aku meminta agar dia baik-baik saja dengan calon suaminya… mungkin ini lebih baik, mungkin ini takdir, mungkin ini sudah jalan-Nya AKU RELA MELIHAT KAU DENGANNYA hal inilah yang saat ini sedang aku pejuangkan karena sampai detik inipun aku belum menerima undangan secara langsung dari dia. sekarang pernikahannya tinggal beberapa hari lagi untuk kedepan aku ingin sendiri dulu, aku harap dia bahagia… aku tidak akan pernah menganggu dan memaksakan apa yang bukan jadi milikku karna selama bersamanya ku sadar aku telah menyakiti hati seseorang. mungkin pacarnya tidak mengetahui betapa banyak waktu yang kami lalui bersama, tapi sungguh aku tidak punya niat untuk menyakiti hati siapa pun!!! 
aku sungguh mencintainya Tuhan… mungkin dengan cara ini dia tau betapa tulusnya aku mencintainya betapa besar aku berkorban untuknya !!! semoga ini tidak akan sia-sia, ini adalah usahaku untuk kebahagiannya

NB : buat temen-temen yang kebetulan mempunya kisah yang sama denganku, jangan bersedih teman. pikirkanlah kebahagiaan tak harus bersama,cinta tak harus memiliki. kebahagiaan adalah dimana kita mempunyai hati yang tegar dan ketulusan yang besar untuk melihat orang lain bahagia. dimana kita berjuang untuk kebahagiaanya.itu adalah cara yang baik untuk mewujudkan kebahagiaan seseorang. cinta sejati adalah cinta yang tidak perlu memaksakan kehendak tapi senantiasa membahagiakan. cinta harus berkorban sekalipun itu perasaan 

Ijinkan aku belajar melupakanmu.

Aku yakin, kau pasti menginginkan aku mempelajari itu.Namun aku ragu, benarkah tidak ada setitik cinta pun di hatimu terhadapku. Setelah semua kenangan yang kita ciptakan. Setelah semua memoriku terisi oleh namamu. Maafkan aku jika membuatmu tersakiti. Katakan saja jika memang iya, karena aku bukan orang yang mampu mengerti letak dimana salahku. 

Mengapa hanya diam. Mengapa hanya mengacuhkan. Atau memang begitu caramu untuk mencampakkan? Aku sadar. Mungkin dalam perjalanan panjang kita pun engkau telah tersadar. Aku tak pantas untukmu. Aku hanyalah serpihan debu yang tak berarti, tapi bagiku engkau laksana puteri.Jujur, aku selama ini tersilau dengan sikapmu kepadaku. 

Apa hanya cukup dengan maaf tanpa penjelasan serta alasan? Lantas kau pergi meninggalkan aku seolah tak pernah terjadi apa-apa diantara kita. Semudah itukah kau melupakan. Jujur, jalan pikiranmu tak pernah kumengerti. Sekarang, ijinkanlah aku belajar melupakan. 

Melupakan semua kenangan yang ada dalam memori ini. Melupakan semua tawamu, melupakan semua kebaikanmu, melupakan semua tatapan itu,melupakan saat aku selalu mengepuk-epuk dan membelai saat menjelang tidurmu.melupakan saat ani menangis dalam pelukanku,melupakan semua impian serta harapanku untuk memiliki secara utuh dirimu. Ijinkanlah aku buyar dalam hitam pekat tak bermasa yang kan aku jalani kini. Dulu, kau menarikku dari kesepian,sedikit demi sedikit membimbingku,mengingatkanku,serta merubah apa yang ga baik dengan penampilanku. Engkau ibarat cahayaku dalam kegelapan. Sekarang, setelah takdir kita selesai, aku kan kembali berada dalam gelapku tanpa cahayamu. 

Haruskah aku menjadi paranoid dalam cinta? Belajar dari kisah bahwa cinta hanya ada untuk menyakiti. Belajar untuk menyakiti dahulu agar aku tak tersakiti? Jujur aku tak pernah menginginkan itu. Cukuplah aku yang berlinang air mata, tetapi jangan engkau. Kubiarkan engkau datang dan pergi sesukamu, Tahukah kamu apa itu lelaki matahari? Sudahkah aku menceritakan kepadamu? Nanti, tunggulah nanti aku akan menceritakannya. Tunggulah saat itu agar engkau mengerti. 

Di sini, aku terus menunggumu,yaitu mengundangku di acara akad nikahmu…karena aku ingin benar-benar sadar bahwa engkau telah menemukan lentera hidupmu.aku akan berusaha untuk selalu bertahan disini…Menunggu sembari aku meringkuk dalam sepi. Sembari mengucapkan doa agar engkau bahagia. Tak perlu engkau mengeja lagi perasaan hatiku dan meminta maaf karena telah menyakitiku. 

Sebelum kau berkata itu, aku telah memaafkanmu. Bahkan temanku heran melihatku betapa aku mencintaimu.. Kejarlah mimpimu diajeng cupitku. Aku akan selalu mendukungmu, bahkan jika kelak engkau ingin meruntuhkan langit yang menaungi kita, aku juga akan turut berperang bersamamu. Bahkan jika memang hari minggu 20 november 2011 engkau telah berhasil melaksanakan ijab dengan pria yang duduk di sampingmu, Meski jika pria itu bukan aku, aku tetap akan selalu mendukungmu selama cinta ini masih di dalam hatiku.Selama engkau masih menganggapku menjadi bagian dari keluarga jumoyoku. Jujur, aku tak ingin lagi mengganggumu. 

Aku sudah berusaha, tetapi selaksa rindu menyerangku. Maafkan aku yang terlalu mencintaimu. Maafkan aku yang tak sanggup menahan serangan itu. Tetapi diajengku, aku akan belajar. Aku akan belajar bagaimana cara agar aku tak mengganggumu lagi. Maka, ijinkan lah aku melupakanmu. Ijinkan aku belajar melupakan semua kenangan tentang kita. 

Melupakan semua kisah yang pernah terjadi. Saat aku menulis tulisan ini, aku masih sangat mencintaimu walau ku tahu engkau tak lagi mengharapkannya Wahai engkau yang melumpuhkan hatiku. Maafkan aku untuk semua salahku dan ijinkanlah aku belajar melupakanmu. Andaikan aku boleh memilih, aku ingin kita tetap bersama.
Membangun lembaran baru serta aku ingin menikahimu… Tetapi sudahlah, aku rasa engkau tak akan mau. Ada pria yang lebih pantas untukmu dari pada aku. semoga engkau bahagia. Aku selalu berharap yang terbaik untukmu. belajar melupakan. Semoga ini mudah…

BIARLAH ALLOH YANG MENILAI SERTA MENENTUKAN NASIBKU 

Dengan nama Alloh yang maha pemurah lagi maha pengasih 

Ya Alloh…seandainya engkau catatkan dia jadi milikku,tercipta buatku…satukanlah hatinya dengan hatiku Titipkanlah kebahagiaan bersama kami,agar kebahagiaan itu kekal abadi

Ya Alloh tuhanku yang maha mengasihi Seiringkanlah kami melayari hidup ini ke tepian yang sejahtera dan abadi..maka jodohkanlah kami 

Tetapi ya Alloh…seandainya tlah kau takdirkan dia bukan milikku…bawalah dia jauh dari pandanganku Luputkanlah dia dari ingatanku,dan peliharalah aku dalam kekecewaan 

Ya Alloh tuhanku yang maha mengerti Berikanlah aku kekuatan untuk menolak bayangnya jauh ke dada langit,hilang bersama senja merah Agar aku senantiasa tenang walaupun tanpa bersama dengannya

Ya Alloh yang maha tercinta… Pasrahkanlah aku dengan takdirMu,sesungguhnya apa yang telah engkau takdirkan adalah yang terbaik untukku Sesungguhnya engkau maha mengetahui segala yang terbaik buat hambamu. 
Cukuplah engkau saja yang menjadi pemeliharaku di dunia dan akhirat 

Ya Alloh…dengarlah rintihan dari hambamu yang dhaif ini Jangan engkau biarkan hambaMu ini sendirian di dunia maupun di akhirat Janganlah engkau biarkan aku terjerumuskan kearah kemaksiaatan dan kemungkaran Maka karuniakanlah aku pasangan yang beriman Agar aku dan dia sama-sama dapat membina kesejahteraan hidup yang engkau ridloi
Dan karuniakanlah aku keturunan yang sholeh dan sholekhah 

Ya Alloh…berikanlah kami kebahagiaan di dunia dan di akhirat serta jauhkanlah kami dari azab api neraka 
Amiin……………